Legal & Data

Kebijakan Penghapusan Data Jangandibuka

Kebijakan ini menjelaskan pilihan pengguna untuk menghapus akun, memperbaiki data, dan memahami data yang mungkin tetap disimpan untuk keamanan, audit, atau kewajiban hukum.

Cara Meminta Penghapusan

Pengguna dapat memakai fitur hapus akun dari halaman Profil atau menghubungi admin melalui kanal resmi. Admin dapat meminta verifikasi tambahan agar permintaan benar-benar berasal dari pemilik akun.

Data Yang Umumnya Dihapus

Data akun, biodata, foto profil, KTP, selfie KTP, preferensi, posting sosial, dan data penggunaan yang tidak lagi dibutuhkan secara operasional dapat dihapus atau dianonimkan sesuai kemampuan sistem.

Data Yang Dapat Tetap Disimpan

Sebagian log keamanan, catatan pelanggaran, laporan, bukti transaksi/promosi, riwayat admin, dan catatan yang diperlukan untuk mencegah penipuan atau menyelesaikan sengketa dapat disimpan secara terbatas.

Backup dan Retensi Teknis

Data yang sudah masuk backup dapat bertahan sementara sampai siklus backup diganti atau dihapus. Backup tidak dipakai untuk aktivitas normal pengguna dan hanya dibuka untuk pemulihan, investigasi insiden, atau kebutuhan operasional penting.

Penghapusan Saat Ada Laporan

Jika akun sedang terkait laporan, pelanggaran, blokir, sengketa vendor, atau potensi penyalahgunaan, sebagian data dapat ditahan sampai proses peninjauan selesai.

Koreksi Data

Selain penghapusan, pengguna dapat meminta koreksi data yang tidak akurat. Untuk biodata yang ditolak, sistem menyediakan alur perbaikan agar foto dan dokumen dapat diganti sebelum review ulang.

Dampak Penghapusan Akun

Setelah akun dihapus, pengguna dapat kehilangan akses ke Jelajah, Calon, Sosial, Kartu Member, notifikasi, riwayat percakapan, dan manfaat membership. Penghapusan tertentu tidak selalu dapat dibatalkan.

Rujukan Perlindungan Data

Kebijakan ini disusun untuk mendukung prinsip pelindungan data pribadi di Indonesia, termasuk hak pengguna untuk mengetahui, memperbaiki, dan meminta penghapusan data sesuai batas yang berlaku.